AlQashash. Selain berisi pedoman hidup, di dalam Alquran juga dimuat kisah-kisah umat terdahulu, untuk dijadikan pembelajaran di masa depan. Surat al- an am Ayat 73 beserta artinya. Tafsir Surat Al An'am Ayat 73-76 ini meneruskan pembahasan lalu mengenai kebenaran ayat Allah swt. manusia diajak untuk memikirkan segala yang ada di alam TerjemahSurat Shaad Ayat 71-88 . 77. Allah berfirman, "Kalau begitu keluarlah kamu dari surga! berita yang besar, penegakkan hujjah dan dalil bagi orang-orang yang mendustakan Al Qur'an dan menentangnya, serta mendustakan orang yang membawanya, sekaligus pemberitahuan tentang hamba-hamba Allah yang mukhlas, balasan bagi orang-orang 79 Maka keluarlah dia (Karun) kepada kaumnya dengan kemegahannya. Orang-orang yang menginginkan kehidupan dunia berkata, "Mudah-mudahan kita mempunyai harta kekayaan seperti apa yang telah diberikan kepada Karun, sesungguhnya dia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar.". QS. Al-Qasas. cash. وَأَوْحَيْنَآ إِلَىٰٓ أُمِّ مُوسَىٰٓ أَنْ أَرْضِعِيهِ ۖ فَإِذَا خِفْتِ عَلَيْهِ فَأَلْقِيهِ فِى ٱلْيَمِّ وَلَا تَخَافِى وَلَا تَحْزَنِىٓ ۖ إِنَّا رَآدُّوهُ إِلَيْكِ وَجَاعِلُوهُ مِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ Arab-Latin Wa auḥainā ilā ummi mụsā an arḍi'īh, fa iżā khifti 'alaihi fa alqīhi fil-yammi wa lā takhāfī wa lā taḥzanī, innā rāddụhu ilaiki wa jā'ilụhu minal-mursalīnArtinya Dan kami ilhamkan kepada ibu Musa; "Susuilah dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya maka jatuhkanlah dia ke sungai Nil. Dan janganlah kamu khawatir dan janganlah pula bersedih hati, karena sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan menjadikannya salah seorang dari para rasul. Al-Qashash 6 ✵ Al-Qashash 8 »Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangPelajaran Berharga Terkait Surat Al-Qashash Ayat 7 Paragraf di atas merupakan Surat Al-Qashash Ayat 7 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada kumpulan pelajaran berharga dari ayat ini. Didapati kumpulan penjabaran dari berbagai ahli ilmu terhadap isi surat Al-Qashash ayat 7, di antaranya sebagaimana berikut📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia7-8. Dan Kami ilhamkan kepada ibunya Musa ketika melahirkannya dan mengkhawatirkannya dari disembelih oleh Fir’aun sebagaimana ia telah menyembelihi anak-anak Bani Israil, “Susuilah dia dengan hati tenang. Lalu bila kamu khawatir berita si anak akan diketahui, maka letakkanlah dia di dalam kotak dan hanyutkanlah dia ke sungai Nil, tanpa rasa khawatir terhadap Fir’aun dan kaumnya untuk membunuhnya, dan tanpa ada rasa kesedihan atas kepergiannya. Sesungguhnya Kami akan mengembalikan putramu kepadamu dan mengutusnya sebagai seorang rasul.” Maka sang ibu meletakkan putranya di dalam suatu kotak dan menghanyutkannya ke sungai Nil. Kemudian orang-orang Fir’aun menemukan dan mengambilnya. Maka itulah kesudahan kejadian tersebut, itulah yang Allah takdirkan untuk menjadikan Musa sebagai musuh bagi mereka dengan menyelisihi agama mereka dan membuat mereka terperosok kepada kesedihan dengan menenggelamkan mereka dan melenyapan kerajaannya ditangn Musa. Sesungguhnya Fir’aun dan Haman dan para pendukung mereka adalah orang-orang yang berdosa lagi menyekutukan Allah.📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid Imam Masjidil Haram7. Dan Kami ilhamkan kepada ibunya Musa -'alaihissalām-, susuilah dia hingga apabila engkau merasa khawatir terhadap keselamatannya dari Fir'aun dan kaumnya yang hendak membunuhnya, letakkanlah dia di dalam sebuah peti lalu lemparkan ke laut, dan janganlah engkau khawatir akan tenggelam atau khawatir dari Fir'aun dan janganlah pula engkau sedih karena berpisah dengannya, sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu dalam keadaan hidup dan menjadikannya sebagai salah seorang Rasul yang diutus Allah kepada para makhluk-Nya.📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah7. Anak yang menjadi sebab terealisasinya kehendak Allah bagi Bani Israil telah dilahirkan, dan ibunya khawatir terhadapnya dari kezaliman tentara Fir’aun sehingga dia merasa bingung. Maka Allah memberi ilham kepadanya berupa keyakinan dalam hatinya, kemudian dia menyusui anak itu agar badannya kuat dan menyembunyikannya dari pandangan orang lain. Dan ketika ibunya merasakan bahaya mengancam anaknya, Allah mewahyukan agar dia menyiapkan keranjang bagi anaknya dan membiarkannya terbawa arus sungai nil, dan hendaklah dia tidak mengkhawatirkannya dan bersedih hati atas perpisahan dengannya; Allah menjamin akan menjaga dan mengembalikannya kepada ibunya, dan Allah akan menjadikannya seorang dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah7. وَأَوْحَيْنَآ إِلَىٰٓ أُمِّ مُوسَىٰٓ أَنْ أَرْضِعِيهِ ۖ Dan kami ilhamkan kepada ibu Musa; “Susuilah dia Yakni Kami ilhamkan dan bisikkan ke dalam hatinya; hal ini berbeda dengan wahyu yang diberikan kepada para Rasul. فَإِذَا خِفْتِ عَلَيْهِdan apabila kamu khawatir terhadapnya Yakni terhadap Fir’aun dengan sampainya kabar kelahiran Musa kepada Fir’aun. فَأَلْقِيهِ فِى الْيَمِّmaka jatuhkanlah dia ke sungai Yakni sungai Nil. Kisah bagaimana ia menghanyutkan Musa ke sungai telah disebutkan pada surat Taha ayat 39. وَلَا تَخَافِى وَلَا تَحْزَنِىٓ ۖ Dan janganlah kamu khawatir dan janganlah pula bersedih hati Yakni janganlah khawatir ia akan tenggelam atau hilang, dan janganlah bersedih hati karena berpisah darinya. إِنَّا رَآدُّوهُ إِلَيْكِkarena sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu Mengembalikannya kepadamu dalam waktu dekat dengan cara yang dapat menyelamatkannya. وَجَاعِلُوهُ مِنَ الْمُرْسَلِينَdan menjadikannya salah seorang dari para rasul Yakni para Rasul yang Kami utus kepada para hamba.📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah7. Kami ilhamkan kepada ibu Musa; "Susuilah dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya dari ancaman Fir’aun. Maka jatuhkanlah dia ke sungai Nil, janganlah kamu khawatir bahwa dia akan terbunuh dan janganlah pula bersedih hati atas perpisahan dengannya. Karena sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan Kami akan menjadikannya salah seorang nabi dan rasul. Ayat ini mengandung dua perintah dan dua larangan, dan dua kabar gembira dalam kalimat ijaz yang menunjukkan nilai balaghah, fasahah, dan mukjizat Alquran📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah{Kami mengilhamkan} memberi ilham {kepada ibu Musa,“Susuilah dia. Jika kamu khawatir atas dirinya, makahanyutkanlah dia ke sungai} sungai Nil {Janganlah takut dan janganlah bersedih. Sesungguhnya Kami pasti mengembalikannya kepadamu dan menjadikannya sebagai salah seorang rasul”Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 H7. Permulaannya adalah tatkala Allah memunculkan RasulNya, Musa yang Dia jadikan sebagai penyelamat Bangsa Israil melalui tangan dan sebabnya. Dan pada waktu rasa takut yang sangat mendalam itu menyelimuti mereka di mana Fir’aun bersama para pengikutnya menyembelih anak-anak laki-laki mereka, maka Allah mengilhami ibunda Musa agar menyusuinya dan membiarkan Musa tinggal bersama dirinya, “dan apabila kamu khawatir terhadapnya,” karena kamu merasa seseorang yang kamu takuti akan mengambil Musa untuk diserahkan kepada mereka, “maka jatuhkanlah dia ke sungai.” Yaitu sungai Nil di MEsir, dimuat di dalam peti yang tertutup, “dan janganlah kamu khawatir dan jangan pula bersedih hati, karena sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan menjadikannya salah seorang dari para rasul.” Allah menggembirakannya bahwa Dia akan mengembalikan Musa ke pangkuannya, dan bahwa Musa akan tumbuh besar dan selamat dari tipu daya mereka dan Dia akan menjadikannya sebagai Rasul. Ini merupakan kabar gembira yang sangat luar biasa. Pengajuan berita gembira ini kepada ibunda Musa ialah agar hatinya merasa tenang dan rasa kekhawatirannya reda.📚 An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-SyawiSurat Al-Qashash ayat 7 Kemudian Allah mewahyukan kepada ibu Musa wahyu berupa ilham agar menyusui Musa, ketika ia takut kepada fir’aun dan bala tentaranya, maka Allah ilhamkan agar menghanyutkan Musa ke dalam sungai setelah ditempatkan di dalam kotak kayu, dan Allah ilhamkan ibunya agar supaya tidak perlu khawatir atas Musa dan agar tidak pula bersedih, karena Musa dalam pertolongan Allah dalam penjagaannya. Allah akan selalu menjaganya dan akan mengembalikan kepada ibunya serta menjadikan Musa termasuk utusan-utusan Allah.📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, tenggelam. Karena berpisah dengannya. Ini adalah berita gembira yang sangat agung. Allah mendahulukan berita ini kepada ibu Nabi Musa agar hatinya tenteram dan hilang rasa kekhawatirannya, maka ia melakukan yang diperintahkan dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Qashash Ayat 7Kehancuran kerajaan fir'aun terjadi melalui seorang laki-laki yang telah dipersiapkan, yaitu nabi musa dan langkahnya bermula dari kami ilhamkan berupa bisikan di dalam hati kepada ibunya musa yang anaknya akan berperan dalam kehancuran fir'aun dan kekuasaannya, bahwa, "susuilah dia yakni musa, anakmu itu dengan tenang. Dan apabila engkau khawatir terhadapnya misalnya khawatir ada yang melihatmu menyusui anak lelaki atau khawatir jangan sampai anakmu dibunuh atas perintah fir'aun sebagaimana anak-anak lelaki lainnya, maka hanyutkanlah dia ke sungal nil setelah engkau letakkan dia di sebuah tempat yang dapat mengapung. Dan janganlah engkau takut dia akan tenggelam atau mati kelaparan atau akan terganggu oleh apa pun dan jangan pula bersedih hati karena kepergiannya, sesungguhnya kami akan mengembalikannya kepadamu dalam keadaan sengat bugar; dan setelah dewasa kami akan menjadikannya salah seorang dari kelompok para rasul yang diutus kepada bani israil. '8. Berdasarkan wahyu yang berupa ilham tersebut maka ibu musa menghanyutkannya di sungai dan setelah mengapung beberapa saat dia dipungut oleh keluarga fir'aun agar pada akhirnya kelak dia yakni musa yang dipungut itu menjadi musuh karena menantang ajaran fir'aun, dan menjadi sumber dan penyebab kesedihan bagi mereka yakni fir'aun dan rezimnya, karena dialah akan menghancurkan mereka. Sungguh, fir'aun dan haman bersama bala tentaranya dan pendukung-pendukungnya adalah orang-orang bersalah dan berdosa karena berencana melakukan itu dengan sengaja dan disertai kebulatan dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang Demikianlah pelbagai penafsiran dari kalangan ahli tafsir mengenai kandungan dan arti surat Al-Qashash ayat 7 arab-latin dan artinya, moga-moga menambah kebaikan bagi kita semua. Support perjuangan kami dengan mencantumkan backlink menuju halaman ini atau menuju halaman depan Konten Paling Banyak Dikunjungi Baca berbagai topik yang paling banyak dikunjungi, seperti surat/ayat Al-Jumu’ah 9, Ali Imran 134, Al-Isra 23-24, Al-Baqarah 186, Al-Baqarah 2, Az-Zariyat 56. Ada juga Al-Ahzab 21, Ar-Ra’d, Al-Isra 1, Ali Imran 133, Al-Infithar, Al-Baqarah 30. Al-Jumu’ah 9Ali Imran 134Al-Isra 23-24Al-Baqarah 186Al-Baqarah 2Az-Zariyat 56Al-Ahzab 21Ar-Ra’dAl-Isra 1Ali Imran 133Al-InfitharAl-Baqarah 30 Pencarian kaf ha ya ain shod surat apa, az zariyat 56, surah ke 9, kandungan surat al furqan ayat 63, asmaul husna arab dan artinya Dapatkan amal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat. Plus dapatkan bonus buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis Caranya, salin text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga 3 group WhatsApp yang Anda ikuti Silahkan nikmati kemudahan dari Allah Ta’ala untuk membaca al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik surat yang mau dibaca, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar tafsir lengkap untuk ayat tersebut 🔗 *Mari beramal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat ini* Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID bbdHqgNr3j1c91xvSmPjul1JndaEJOse7caxTIRiYXCPOAgs7JqNiw== Tulisan atau Teks Latin Surat Al Qashash. Surat yang ke-28 di dalam Al Qur’an dan terdiri dari 88 ayat. Baca juga surat Al Qashash teks Arab, terjemah bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Al Qashash – القصص 1. thaa-siin-miim 2. tilka aayaatu alkitaabi almubiini 3. natluu alayka min naba-i muusaa wafir’awna bialhaqqi liqawmin yu/minuuna 4. inna fir’awna alaa fii al-ardhi waja’ala ahlahaa syiya’an yastadh’ifu thaa-ifatan minhum yudzabbihu abnaa-ahum wayastahyii nisaa-ahum innahu kaana mina almufsidiina 5. wanuriidu an namunna alaa alladziina istudh’ifuu fii al-ardhi wanaj’alahum a-immatan wanaj’alahumu alwaaritsiina 6. wanumakkina lahum fii al-ardhi wanuriya fir’awna wahaamaana wajunuudahumaa minhum maa kaanuu yahtsaruuna 7. wa-awhaynaa ilaa ummi muusaa an ardhi’iihi fa-idzaa khifti alayhi fa-alqiihi fii alyammi walaa takhaafii walaa tahzanii innaa raadduuhu ilayki wajaa’iluuhu mina almursaliina 8. failtaqathahu aalu fir’awna liyakuuna lahum aduwwan wahazanan inna fir’awna wahaamaana wajunuudahumaa kaanuu khaathi-iina 9. waqaalati imra-atu fir’awna qurratu aynin lii walaka laa taqtuluuhu asaa an yanfa’anaa aw nattakhidzahu waladan wahum laa yasy’uruuna 10. wa-ashbaha fu-aadu ummi muusaa faarighan in kaadat latubdii bihi lawlaa an rabathnaa alaa qalbihaa litakuuna mina almu/miniina 11. waqaalat li-ukhtihi qushshiihi fabashurat bihi an junubin wahum laa yasy’uruuna 12. waharramnaa alayhi almaraadi’a min qablu faqaalat hal adullukum alaa ahli baytin yakfuluunahu lakum wahum lahu naasihuuna 13. faradadnaahu ilaa ummihi kay taqarra aynuhaa walaa tahzana walita’lama anna wa’da allaahi haqqun walaakinna aktsarahum laa ya’lamuuna 14. walammaa balagha asyuddahu waistawaa aataynaahu hukman wa’ilman wakadzaalika najzii almuhsiniina 15. wadakhala almadiinata alaa hiini ghaflatin min ahlihaa fawajada fiihaa rajulayni yaqtatilaani haadzaa min syii’atihi wahaadzaa min aduwwihi faistaghaatsahu alladzii min syii’atihi alaa alladzii min aduwwihi fawakazahu muusaa faqadaa alayhi qaala haadzaa min amali alsysyaythaani innahu aduwwun mudhillun mubiinun 16. qaala rabbi innii zhalamtu nafsii faighfir lii faghafara lahu innahu huwa alghafuuru alrrahiimu 17. qaala rabbi bimaa an’amta alayya falan akuuna zhahiiran lilmujrimiina 18. fa-ashbaha fii almadiinati khaa-ifan yataraqqabu fa-idzaa alladzii istansharahu bial-amsi yastashrikhuhu qaala lahu muusaa innaka laghawiyyun mubiinun 19. falammaa an araada an yabthisya bialladzii huwa aduwwun lahumaa qaala yaa muusaa aturiidu an taqtulanii kamaa qatalta nafsan bial-amsi in turiidu illaa an takuuna jabbaaran fii al-ardhi wamaa turiidu an takuuna mina almushlihiina 20. wajaa-a rajulun min aqshaa almadiinati yas’aa qaala yaa muusaa inna almala-a ya/tamiruuna bika liyaqtuluuka faukhruj innii laka mina alnnaasihiina 21. fakharaja minhaa khaa-ifan yataraqqabu qaala rabbi najjinii mina alqawmi alzhzhaalimiina 22. walammaa tawajjaha tilqaa-a madyana qaala asaa rabbii an yahdiyanii sawaa-a alssabiili 23. walammaa warada maa-a madyana wajada alayhi ummatan mina alnnaasi yasquuna wawajada min duunihimu imra-atayni tadzuudaani qaala maa khathbukumaa qaalataa laa nasqii hattaa yushdira alrri’aau wa-abuunaa syaykhun kabiirun 24. fasaqaa lahumaa tsumma tawallaa ilaa alzhzhilli faqaala rabbi innii limaa anzalta ilayya min khayrin faqiirun 25. fajaa-at-hu ihdaahumaa tamsyii alaa istihyaa-in qaalat inna abii yad’uuka liyajziyaka ajra maa saqayta lanaa falammaa jaa-ahu waqashsha alayhi alqashasha qaala laa takhaf najawta mina alqawmi alzhzhaalimiina 26. qaalat ihdaahumaa yaa abati ista/jirhu inna khayra mani ista/jarta alqawiyyu al-amiinu 27. qaala innii uriidu an unkihaka ihdaa ibnatayya haatayni alaa an ta/juranii tsamaaniya hijajin fa-in atmamta asyran famin indika wamaa uriidu an asyuqqa alayka satajidunii in syaa-a allaahu mina alshshaalihiina 28. qaala dzaalika baynii wabaynaka ayyamaa al-ajalayni qadhaytu falaa udwaana alayya waallaahu alaa maa naquulu wakiilun 29. falammaa qadaa muusaa al-ajala wasaara bi-ahlihi aanasa min jaanibi alththhuuri naaran qaala li-ahlihi umkutsuu innii aanastu naaran la’allii aatiikum minhaa bikhabarin aw jadzwatin mina alnnaari la’allakum tasthaluuna 30. falammaa ataahaa nuudiya min syaathi-i alwaadi al-aymani fii albuq’ati almubaarakati mina alsysyajarati an yaa muusaa innii anaa allaahu rabbu al’aalamiina 31. wa-an alqi ashaaka falammaa raaahaa tahtazzu ka-annahaa jaannun wallaa mudbiran walam yu’aqqib yaa muusaa aqbil walaa takhaf innaka mina al-aaminiina 32. usluk yadaka fii jaybika takhruj baydhaa-a min ghayri suu-in waudhmum ilayka janaahaka mina alrrahbi fadzaanika burhaanaani min rabbika ilaa fir’awna wamala-ihi innahum kaanuu qawman faasiqiina 33. qaala rabbi innii qataltu minhum nafsan fa-akhaafu an yaqtuluuni 34. wa-akhii haaruunu huwa afshahu minnii lisaanan fa-arsilhu ma’iya rid-an yushaddiqunii innii akhaafu an yukadzdzibuuni 35. qaala sanasyuddu adhudaka bi-akhiika wanaj’alu lakumaa sulthaanan falaa yashiluuna ilaykumaa bi-aayaatinaa antumaa wamani ittaba’akumaa alghaalibuuna 36. falammaa jaa-ahum muusaa bi-aayaatinaa bayyinaatin qaaluu maa haadzaa illaa sihrun muftaran wamaa sami’naa bihaadzaa fii aabaa-inaa al-awwaliina 37. waqaala muusaa rabbii a’lamu biman jaa-a bialhudaa min indihi waman takuunu lahu aaqibatu alddaari innahu laa yuflihu alzhzhaalimuuna 38. waqaala fir’awnu yaa ayyuhaa almalau maa alimtu lakum min ilaahin ghayrii fa-awqid lii yaa haamaanu alaa alththhiini faij’al lii sharhan la’allii aththhali’u ilaa ilaahi muusaa wa-innii la-azhunnuhu mina alkaadzibiina 39. waistakbara huwa wajunuuduhu fii al-ardhi bighayri alhaqqi wazhannuu annahum ilaynaa laa yurja’uuna 40. fa-akhadznaahu wajunuudahu fanabadznaahum fii alyammi faunzhur kayfa kaana aaqibatu alzhzhaalimiina 41. waja’alnaahum a-immatan yad’uuna ilaa alnnaari wayawma alqiyaamati laa yunsharuuna 42. wa-atba’naahum fii haadzihi alddunyaa la’natan wayawma alqiyaamati hum mina almaqbuuhiina 43. walaqad aataynaa muusaa alkitaaba min ba’di maa ahlaknaa alquruuna al-uulaa bashaa-ira lilnnaasi wahudan warahmatan la’allahum yatadzakkaruuna 44. wamaa kunta bijaanibi algharbiyyi idz qadhaynaa ilaa muusaa al-amra wamaa kunta mina alsysyaahidiina 45. walaakinnaa ansya-naa quruunan fatathaawala alayhimu al’umuru wamaa kunta tsaawiyan fii ahli madyana tatluu alayhim aayaatinaa walaakinnaa kunnaa mursiliina 46. wamaa kunta bijaanibi alththhuuri idz naadaynaa walaakin rahmatan min rabbika litundzira qawman maa ataahum min nadziirin min qablika la’allahum yatadzakkaruuna 47. walawlaa an tushiibahum mushiibatun bimaa qaddamat aydiihim fayaquuluu rabbanaa lawlaa arsalta ilaynaa rasuulan fanattabi’a aayaatika wanakuuna mina almu/miniina 48. falammaa jaa-ahumu alhaqqu min indinaa qaaluu lawlaa uutiya mitsla maa uutiya muusaa awa lam yakfuruu bimaa uutiya muusaa min qablu qaaluu sihraani tazhaaharaa waqaaluu innaa bikullin kaafiruuna 49. qul fa/tuu bikitaabin min indi allaahi huwa ahdaa minhumaa attabi’hu in kuntum shaadiqiina 50. fa-in lam yastajiibuu laka fai’lam annamaa yattabi’uuna ahwaa-ahum waman adhallu mimmani ittaba’a hawaahu bighayri hudan mina allaahi inna allaaha laa yahdii alqawma alzhzhaalimiina 51. walaqad washshalnaa lahumu alqawla la’allahum yatadzakkaruuna 52. alladziina aataynaahumu alkitaaba min qablihi hum bihi yu/minuuna 53. wa-idzaa yutlaa alayhim qaaluu aamannaa bihi innahu alhaqqu min rabbinaa innaa kunnaa min qablihi muslimiina 54. ulaa-ika yu/tawna ajrahum marratayni bimaa shabaruu wayadrauuna bialhasanati alssayyi-ata wamimmaa razaqnaahum yunfiquuna 55. wa-idzaa sami’uu allaghwa a’radhuu anhu waqaaluu lanaa a’maalunaa walakum a’maalukum salaamun alaykum laa nabtaghii aljaahiliina 56. innaka laa tahdii man ahbabta walaakinna allaaha yahdii man yasyaau wahuwa a’lamu bialmuhtadiina 57. waqaaluu in nattabi’i alhudaa ma’aka nutakhaththhaf min ardhinaa awa lam numakkin lahum haraman aaminan yujbaa ilayhi tsamaraatu kulli syay-in rizqan min ladunnaa walaakinna aktsarahum laa ya’lamuuna 58. wakam ahlaknaa min qaryatin bathirat ma’iisyatahaa fatilka masaakinuhum lam tuskan min ba’dihim illaa qaliilan wakunnaa nahnu alwaaritsiina 59. wamaa kaana rabbuka muhlika alquraa hattaa yab’atsa fii ummihaa rasuulan yatluu alayhim aayaatinaa wamaa kunnaa muhlikii alquraa illaa wa-ahluhaa zhaalimuuna 60. wamaa uutiitum min syay-in famataa’u alhayaati alddunyaa waziinatuhaa wamaa inda allaahi khayrun wa-abqaa afalaa ta’qiluuna 61. afaman wa’adnaahu wa’dan hasanan fahuwa laaqiihi kaman matta’naahu mataa’a alhayaati alddunyaa tsumma huwa yawma alqiyaamati mina almuhdariina 62. wayawma yunaadiihim fayaquulu ayna syurakaa-iya alladziina kuntum taz’umuuna 63. qaala alladziina haqqa alayhimu alqawlu rabbanaa haaulaa-i alladziina aghwaynaa aghwaynaahum kamaa ghawaynaa tabarra/naa ilayka maa kaanuu iyyaanaa ya’buduuna 64. waqiila ud’uu syurakaa-akum fada’awhum falam yastajiibuu lahum wara-awuu al’adzaaba law annahum kaanuu yahtaduuna 65. wayawma yunaadiihim fayaquulu maatsaa ajabtumu almursaliina 66. fa’amiyat alayhimu al-anbaau yawma-idzin fahum laa yatasaa-aluuna 67. fa-ammaa man taaba waaamana wa’amila shaalihan fa’asaa an yakuuna mina almuflihiina 68. warabbuka yakhluqu maa yasyaau wayakhtaaru maa kaana lahumu alkhiyaratu subhaana allaahi wata’aalaa ammaa yusyrikuuna 69. warabbuka ya’lamu maa tukinnu shuduuruhum wamaa yu’linuuna 70. wahuwa allaahu laa ilaaha illaa huwa lahu alhamdu fii al-uulaa waal-aakhirati walahu alhukmu wa-ilayhi turja’uuna 71. qul ara-aytum in ja’ala allaahu alaykumu allayla sarmadan ilaa yawmi alqiyaamati man ilaahun ghayru allaahi ya/tiikum bidhiyaa-in afalaa tasma’uuna 72. qul ara-aytum in ja’ala allaahu alaykumu alnnahaara sarmadan ilaa yawmi alqiyaamati man ilaahun ghayru allaahi ya/tiikum bilaylin taskunuuna fiihi afalaa tubshiruuna 73. wamin rahmatihi ja’ala lakumu allayla waalnnahaara litaskunuu fiihi walitabtaghuu min fadhlihi wala’allakum tasykuruuna 74. wayawma yunaadiihim fayaquulu ayna syurakaa-iya alladziina kuntum taz’umuuna 75. wanaza’naa min kulli ummatin syahiidan faqulnaa haatuu burhaanakum fa’alimuu anna alhaqqa lillaahi wadhalla anhum maa kaanuu yaftaruuna 76. inna qaaruuna kaana min qawmi muusaa fabaghaa alayhim waaataynaahu mina alkunuuzi maa inna mafaatihahu latanuu-u bial’ushbati ulii alquwwati idz qaala lahu qawmuhu laa tafrah inna allaaha laa yuhibbu alfarihiina 77. waibtaghi fiimaa aataaka allaahu alddaara al-aakhirata walaa tansa nashiibaka mina alddunyaa wa-ahsin kamaa ahsana allaahu ilayka walaa tabghi alfasaada fii al-ardhi inna allaaha laa yuhibbu almufsidiina 78. qaala innamaa uutiituhu alaa ilmin indii awa lam ya’lam anna allaaha qad ahlaka min qablihi mina alquruuni man huwa asyaddu minhu quwwatan wa-aktsaru jam’an walaa yus-alu an dzunuubihimu almujrimuuna 79. fakharaja alaa qawmihi fii ziinatihi qaala alladziina yuriiduuna alhayaata alddunyaa yaa layta lanaa mitsla maa uutiya qaaruunu innahu ladzuu hazhzhin azhiimin 80. waqaala alladziina uutuu al’ilma waylakum tsawaabu allaahi khayrun liman aamana wa’amila shaalihan walaa yulaqqaahaa illaa alshshaabiruuna 81. fakhasafnaa bihi wabidaarihi al-ardha famaa kaana lahu min fi-atin yanshuruunahu min duuni allaahi wamaa kaana mina almuntashiriina 82. wa-ashbaha alladziina tamannaw makaanahu bial-amsi yaquuluuna wayka-anna allaaha yabsuthu alrrizqa liman yasyaau min ibaadihi wayaqdiru lawlaa an manna allaahu alaynaa lakhasafa binaa wayka-annahu laa yuflihu alkaafiruuna 83. tilka alddaaru al-aakhiratu naj’aluhaa lilladziina laa yuriiduuna uluwwan fii al-ardhi walaa fasaadan waal’aaqibatu lilmuttaqiina 84. man jaa-a bialhasanati falahu khayrun minhaa waman jaa-a bialssayyi-ati falaa yujzaa alladziina amiluu alssayyi-aati illaa maa kaanuu ya’maluuna 85. inna alladzii faradha alayka alqur-aana laraadduka ilaa ma’aadin qul rabbii a’lamu man jaa-a bialhudaa waman huwa fii dhalaalin mubiinin 86. wamaa kunta tarjuu an yulqaa ilayka alkitaabu illaa rahmatan min rabbika falaa takuunanna zhahiiran lilkaafiriina 87. walaa yashuddunnaka an aayaati allaahi ba’da idz unzilat ilayka waud’u ilaa rabbika walaa takuunanna mina almusyrikiina 88. walaa tad’u ma’a allaahi ilaahan aakhara laa ilaaha illaa huwa kullu syay-in haalikun illaa wajhahu lahu alhukmu wa-ilayhi turja’uuna

surat al qashash ayat 77 latin dan artinya